Saturday, January 5, 2019

Aku Membiarkan Batangnya Rudi Menancap Cukup Lama di Dalam Liang Kewanitaanku - LapetBecek.

Aku Membiarkan Batangnya Rudi Menancap Cukup Lama di Dalam Liang Kewanitaanku - LapetBecek.


Aku adalah suami yang punya kreativitas Seks yang berlebihan, sering aku membayangkan istriku bercinta dengan banyak lelaki bersamaan dan aku menontonnya. Terkadang aku suka memancing mancing istriku, bagaimana kalau direalisasikanDia langsung cemberut dan marah marah.


Karena aku sering bicara tentang itu, lama lama dia merasa biasa saja bahkan menimpali dengan ide ide yang nggak kalah gilanya. Tapi aku tahu dia cuma iseng saja. Pernah pada saat kami cerita yang horny horny, dia usul kalo cowoknya dia yang pilih. aku mau pa, tapi cowoknya aku yang pilih lho.pertama dia harus bersih dan aku nggak mau intercourse ! Padahal aku lebih suka kalo dia dilayani dengan pria berbatang besar. Lebih menggairahkan menurutku.

Karena aku sering bicara tentang Seks keroyokan, dia nggak keberatan kalau aku pakai dildo macam macam untuk melayani dia. Dimulai dari dildo seukuran batangku sampai dildo raksasa. Dan sudah dapat diduga dia nggak bisa menikmati dildo yang besar. Apa memang wanita tidak suka batang besar yapadahal .aku sangat bergairah kalo bercinta model begini. Dia juga mulai dapat menikmati dildo dildo tsb kecuali yang besar tadi, baru mau masuk, dia sudah protes, favoritnya adalah dildo imut yang bisa mebuat dia multiorgasme.

Akhirnya ML keroyokan ini terlaksana ketika dia ulang tahun. Aku menawarkan hadiah apa yang dia inginkanDia ingin coba dildo getar model lainhmhmhm aku pikir ini kesempatan untuk nawarin pelayanan keroyokan tersebut. Aku bilang : Ma ngomong ngomong, daripada kamu bingung cari dildo baru, kita cari aja dildo hidup.lebih enak

Maksudnya apa sih pa? istriku heran

Ya kita coba aja cari cowok yang bisa nyenengin kamu, model batangnya bisa kita cari yang macem macem toh intinya sama dengan dildo yang kamu punya. Kataku santai..

Hmm mulai deh papanawarin yang aneh.kalo aku mau nanti awas kalo bingung sendiringgak boleh protes! katanya sengit..

Lho nggak papa kok ma, kan nggak ada intercourse, dan lagi ini untuk memuaskan kamu, kita cari cowok yang bersih , yang ganteng deh.

Istriku tampak berpikir lama dan kali ini menjawab dengan suara yang bergetar. Tapi apa kamu nggak cemburu pa.Terus nggak papa aku diciumin cowok lain? .

Aku jawab : kalau dicium di bibir tentu aku keberatan dong, intercourse juga aku saja yang boleh, tugas mereka cuma foreplay saja.yang penting kamu merasa nikmat dan nyaman.

hmm, tapi aku takut kalo ketagihan , dan aku nggak mau dikasarindan bagaimana papa yakin kalo nggak ada intercourse hayoKalo ternyata aku terangsang terus cowok itu juga , gimana jaganya supaya nggak intercourse Ujar istriku.

Hmmm..bener juga ya Kataku pura pura bego. Lah kamu sendiri kalo ada intercourse sama mereka mau nggak ? Kalo aku sih nggak keberatan sih selama mereka pake kondom, trus mainnya gak kasar dan yang terpenting kamunya mau dan bisa menikmati Kataku perlahan sambil melihat perubahan roman mukanya yang terkejut.

ngggnggg.tapi sebenarnya kan rasanya sama kan pa? Tanyanya. Tergantung kalo ukuran berbeda ya tentu tidak sama, dan yang terpenting sensasinyaML dengan satu batang dengan dua batang tentu berbeda, kamunya bisa nikmati nggak?Ganti aku bertanya.

hmmmjadi aku nanti ML sama papa terus sama orang itu?dua orang?kalo tiga orang rasanya juga beda lagi? ..Bener papa nggak keberatan?Tanyanya ragu.

Nggak papa maaku malah terangsang kalo kamu ML dengan mereka Kataku dengan semangat.

OKSuaranya tertahan sesaat seperti berpikir Dan kalo kamu memang nggak keberatanaku nggak mau kalo cuma satu orang ..nanggung.sekalian aja yang banyakbiar sekalian lain daripada yang lain bisiknya lirih.. Aku menjawab dengan semangat tinggi : Nggak papa maketagihan pun nggak papa kok. bagaimana ? aku carikan ya sayang

Tapi paaku kan nggak mudah terangsangdan lagi ..aduhhh aneh rasanya ML dengan orang lain katanya ragu ragu.

Sayang aku hanya dapat 2 gigolo,dan kuberi mereka pengarahan bagaimana nanti memuaskan istriku. Sengaja aku pilih ukuran batangnya berbeda beda., si Rudi yang katanya berbatang raksasa, sangat bangga dengan ukurannya. Jaminannya tidak ada wanita tidak puas dengan ukuran batangnya. Rata rata awalnya mereka takut, tetapi begitu masuk, mereka semua menjadi ganaswhhooo boleh juga sesumbarnya.

Kami menyewa villa, dengan makan malam yang romantis, sengaja Rudi dan Andy aku undang untuk datang belakangan., mereka datang dengan memakai jas rapi dan tampak bersih dan rapi. Aku tunjukkan kepada istriku bahwa mereka nanti akan melayani dirinya. Istriku rupanya grogi dan tampak tidak nyaman. mmmm pa..gimana kalo kita batalkan saja acaranya bisiknya dengan suara gemetar. Santai aja maingat mereka akan melayani kamu dengan sebaik baiknya, mereka tidak akan memaksa, bahkan bersedia melakukan apa yang kamu perintahkan.dan mereka cakep cakep lho ma

Iya sih memang cakeptapi..aduh gemeter nehh Katanya dengan takut takut

Kamar tidur sudah aku siapkan dengan tempat tidur ukuran terbesar, tidak standar karena tempat tidur ini memang digunakan untuk hal hal khusus seperti ini. Rudi aku mintu menunggu diluar dan aku perintahkan Andy untuk masuk terlebih dahulu.. Andy memiliki tubuh paling atletis. Dengan sengaja dia membuka bajunya dengan tetap memakai CD yang sexy. Batangnya sih nggak terlalu besar, memang tugas dia hanya menjilat kaki , tangan dan punggung saja.

Akupun mulai menanggalkan bajukudengan perlahan aku buka gaun sexy istriku, meloloskannya jatuh ke lantai. Paaku malu..badanku nggak bagus lagi. bisiknya. Jangan begitu ma, dimataku kamu adalah wanita paling sexy, dan kamu tahu apa kata mereka ketika melihat fotomuWow..istri om masih cantik sekali

Jadi?jangan ragu sayang. bisikku juga sambil mulai mencium leher dan bibirnya. Aku tuntun dia menuju tempat tidur. Sementara Andi tersenyum mulai mendekati istriku dari belakang dengan mencium punggung dan pinggangnya, sedang aku mulai menjilat lembut puting susunya yang bergetar.

Badan istriku yang ramping mulus dengan buah dadanya tidak terlalu besar, tetapi padat berisi, yang paling menggairahkan adalah putingnya yang merah muda dan kedua bongkahan pantatnya yang terlihat mulus menggairahkan serta gundukan kecil yang membukit yang ditutupi oleh rambutrambut halus yang terletak diantara kedua paha atasnya terbuka dengan jelas.

Kemudian kutarik istriku berdiri, dengan Andi tetap di belakangnya, kedua tangan Andi mulai menjelajahi seluruh lekuk dan ngarai istriku itu. Aku sempat melihat ekspresi wajah istriku, yang dengan matanya yang setengah terpejam dan dahinya agak berkerut seakanakan sedang menahan suatu kenikmatan yang melanda seluruh tubuhnya dengan mulutnya yang mungil setengah terbuka, menunjukan dirinya menikmati benar permainan dari Andi terhadap badannya itu. 

apalagi ketika jemari Andi berada di semaksemak kewanitaannya, sementara tangan lain Andi meremasremas puting susunya, terlihat seluruh badan istriku yang bersandar lemas pada badan Andi, bergetar dengan hebat. Aku tahu dia gemetar karena perasaannya masih belum bisa menerima, tetapi juga ada perasaan ingin..

Rudi aku minta segera masuk, dengan hanya memakai celana dalam saja. Rudi memiliki batang paling besar, aku sendiri belum melihatnya. Aku hanya minta dia bersiap siap saja andaikata istriku minta coitus. Dan Aku tekankan kepadanya untuk memakai kondom, jangan sekali kali menyentuh istriku tanpa kondom..

Aku rebahkan istriku ke tempat tidur lagi, tetapi kali ini agak diujung agar Rudi mudah menciumi bibir bawahnya. Sementara aku masih menciumi lembut bibir istriku, dan Andi masih merangsang istriku dengan mengigit gigit ujung payudaranya. Tampaknya istriku risih ketika Andi menjilat ujung putingnya yang merah muda itu tapi dia membiarkannya, mungkin dia merasakan sensasi yang hebat.ah papageli sshhaaahh gelimalu pa.. Tenang sayangenakkan.Tampaknya dia menikmati sekali ketika putingnya digigit dan dijilati dua laki laki.

Istriku kini telentang di tempat tidur dengan kedua kakinya terlihat menjulur di lantai dan pantatnya terletak pada tepi tempat tidur, sehingga dia tidak bisa melihat dengan jelas bagian bawah tubuhnya yang sedang menjadi sasaran jilatan Rudi. Rudi mengambil posisi berjongkok di lantai diantara kedua paha istriku yang telah terbuka lebar. Rudi memang hebat, lidahnya panjang dan kasar sehingga dengan cepat istriku mengelepar. Aaaahh geli pagelijangan dicium yang bawahgeliahhsshkok enak ya paaneh ya paaku kok cepet terangsang sekali sekarangahhh..pa..padahal Cuma diciumin.

Aku minta Rudi geser sedikit, dan segera aku arahkan batangku ke bibirnya. Aku tidak mau langsung karena istriku tidak suka kasar, dan aku gesek gesekkan dan sedikit memasukkannya pelan pelan..dan aku gerakkan pelan pelan., lalu aku cabut lagidengan terpejam istriku berbisk ke dekat telingaku, pa apa aku boleh raba dada bidang mereka?shhsshhboleh ya paRupanya istriku penasaran.

Dengan tangannya yang gemetar dia menyentuh dada andi dan rudi. Aku tahu sebenarnya dia ingin menyentuh yang lain lebih jauh, tapi masih malu atau sungkan denganku.

Rudi rupanya lebih kreatif dengan melepas cel damnya. Ups! rupanya dia tidak ngecap, dengan diameter 6cm dan panjang hampir 25cm, warna topinya merah muda, sangat besar juga untuk ukuran orang indonesia. Tampaknya meskipun cuma sebesar itu tidak mungkinlah bisa masuk ke vagina istriku, karena istriku mungil dengan tinggi Cuma 150 cm . Aku kuatir nanti istriku merasa seperti diperkosa.

Sementara aku masih memompa dengan lembut, tangan istriku mulai turun keselangkangan Rudi dan terkejut ketika menyentuh batangnya. Pa! besar sekali punyanya aduuuhhh nanti jangan dipaksa masuk cepat cepat ya.pleaseaku ngeri..kok jauh lebih besar dari punyamu paaduh Aku lepaskan batangku dan Rudi kembali melumat vagina istrikuRudi pengalaman sekali, sehingga mudah menemukan titik rangsang istriku. 

SINICAPSA - Agen Judi Poker Domino99 Capsa Susun Ceme Live Poker Indonesia

Dan benar saja tubuh istriku bergetar hebat.dan kembali dia merintih aduhh pa gilagilaaaa.enak sekali.sekarang masukkan massukkan lagi shhhh.sambil mencari cari batangkuRintihnya Yang mana yang dimasukkan honey?hmm punya Rudi?Godaku. Aduh papa gitu deh.papa dulu lagi please.Rintihnya.

Sementara Andi masih dengan setia menjilati payudara istriku yang menegang hebat.Aku masih menciumi bibirnya, sengaja aku tidak mau melepas bibirnya agar dia tidak malu dengan 2 anak muda ini.

gimana ma kalo Rudi aja yang masuk.nggak papa kokKapan lagi kamu merasakan yang besarnggak akan sakit karena rudi tahu cara masuknyaBisikku.. Aku malu pamalussshhh bener nggak papa? nggak nyesel? ssshhhhbener? ..aaahhhgila enaaak banget Aku bisikkan lagi nggak papa sayang, nanti kalo sakit ya nggak usah dipaksapokoknya kamu nikmati aja. Lalu aku kode Rudi untuk bersiap siap.

Jujur saja aku sebenarnya gemetaran ketika rudi mulai menyiapkan batangnya. Rasanya nggak terima batangnya yang besar menghangatkan vagina istriku. tapi disisi lain aku ingin melihat istriku bercinta dengan laki laki lainDari awal aku selau mengingatkan mereka untuk tidak kasar dan memaksa coitus kalau tiba tiba istriku tidak mau. Dan sekarang mereka sudah bersiap sipa untuk coitus, rasanya aku tidak mampu menghentikannya. Rasa ingin tahuku lebih besar dari rasa cemburuku.

Terlihat Rudi memegang penis raksasanya itu, serta mulai di usapusapkan dengan lembut di belahan bibir kemaluan istriku yang sudah sedikit terbuka, Ujung kemaluannya yang kasar menggosok gosok klitoris istriku, Aduhhh cemburuku luar biasa.! Sengaja Rudi menggosoknya cukup lama agar istriku bisa melihat kemaluannya yang besar. Dan memang benar istriku dengan mata yang terbelalak melihat ke arah senjata Rudi yang dahsyat itu, sedang menempel pada bibir vaginanya. 

Kedua tangan isteriku kelihatan mencoba menahan badan Rudi dan badan istriku terlihat agak melengkung, tampaknya dia kawatir kalau kesakitan. pantatnya dicoba ditarik ke atas untuk mengurangi tekanan penis raksasa Rudi pada bibir vaginanya, akan tetapi dengan tangan kanannya tetap menahan pantat istriku dan tangan kirinya tetap menuntun penisnya agar tetap berada pada bibir kemaluan istriku sambil mencium telinga kirinya, terdengar Rudi berkata perlahan, Tante, saya gosok gosok dulu yaabiar enak.ok?hmm bagaimana..enak ya.

maaf yaa, kalo masuk sekarang, boleh ya?, terlihat kepala istriku hanya menggelenggeleng kekiri kekanan saja, entah apa yang mau dikatakannya, dengan pandangannya yang sayu menatap ke arah kemaluannya yang sedang didesak oleh penis raksasa Rudi itu dan mulutnya terkatup rapat seakanakan menahan debaran jantungnya. Bisiknya : Pa punya rudi jangan masuk dulu yaaduh jangan ya paaa ssshhh.terlalu besaraduh..besaaar sekaliii.ngeri Aku ciumi bibirnya Nikmati aja sayang nikmati aja.tadi kan punyaku sudah masukkjadi udah nggak terlalu sakit kan

Rudi tanpa menunggu lebih lama lagi, segera menekan penisnya ke dalam lubang vagina istriku yang telah basah itu, biarpun kedua tangan istriku tetap mencoba menahan tekanan badan Rudi..Aku bisikkan lagi ke telingannya jangan tegang ma..santai aja.biarkan masukbiarkan masuk . Mungkin, entah karena tusukan penis Rudi yang mendesak desak atau karena ukuran penisnya yang sangat besar, langsung saja istriku berteriak merintih rintih , aahh.. , ssshh ya pelanpelan begitu aja ya.

pelan pelan sekali yaaaa. aahh., terdengar rintihan dari mulutnya dengan wajah yang agak menegang mungkin juga menahan rasa kesakitan. Kedua kaki istriku yang mengangkang itu terlihat gemetar. Kepala penis Rudi yang besar itu telah terbenam sebagian di dalam vagina istriku, kedua bibir kemaluannya menjepit dengan erat kepala penis Rudi, sehingga belahan kemaluan istriku terlihat terkuak membungkus dengan ketat kepala penis Rudi itu. 

Gila menggairahkan sekali! Aku dekati kemaluan isteriku dan kucoba merangsang klitorisnya dengan jariku. Kulihat kedua bibir kemaluan istriku tertekan masuk begitu juga clitoris istriku turut tertarik ke dalam akibat besarnya batang Rudi. Bagaimana sayanglebih enakkan sekarang? .nikmati ajabisikku dekat telinganyaIstriku mulai tersenyum. malu hhh..paa mulai agak enak paaduh mulai enak.enak pa enak paaaanggak papa niiih pakalo besaar ternyata enaak ya paaadduh.nanti kalo akuu ketagihan gimanaa pa..aaduhhh.Istriku mulai merintih dan meracaupadahal batang Rudi baru keluar masuk sebagian saja.

Rudi menghentikan tekanan dan kocokan penisnya, sambil mulutnya mengguman, Maaf, tante, kalo saya kurang lembut. .., maaf yaa, tante!.

aagghh, nggaaaak kokudah mulai agaaak enaktapijangan teerrlalu diiipaksakan. .., yaahh..masukkan pelan pelan lagi yaaa agak dalam yaa.aahh., istriku mencoba menjawab dengan badannya terus menggeliatgeliat, sambil merangkulkan kedua tangannya di punggung Rudi.

Tante.., saya mau masukkan lagi, yaa, dan tolong katakan yaa, kalau tante masih merasa sakit, sahut Rudi dan tanpa menunggu jawaban istriku, segera saja Rudi melanjutkan tekanan penisnya ke dalam lubang vagina istriku yang terhenti itu, tetapi kali ini kocokannya dilakukannya dengan lebih cepat.

Secara lembut tapi pasti, penis raksasa itu menguak dan menerobos masuk ke dalam sarangnya. Ketika penis Rudi telah terbenam hampir setengah di dalam lubang vagina istriku, terlihat dia telah pasrah saja dan sekarang kedua tangannya tidak lagi menahan badan Rudi, akan tetapi sekarang kedua tangannya mencengkeram dengan kuat pada tepi tempat tidur. 

Rudi menekan lebih dalam lagi, kembali terlihat wajah istriku meringis menahan sakit dan nikmat, kedua pahanya terlihat menggeletar, tetapi karena istrikutidak mengeluh maka Rudi meneruskan saja tusukan penisnya dan tibatiba saja, aahh, Rudi melenguh sambil menekan seluruh berat badannya dan pantatnya menghentak dengan kuat sehingga membuat tempat tidur tersebut bergoyang dengan keras.

Pada saat yang bersamaan terdengar keluhan panjang dari mulut istriku, Aduuh paaa..aahh.., sambil kedua tangannya mencengkeram tepi tempat tidur dengan kuat dan badannya melengkung ke depan serta kedua kakinya terangkat ke atas menahan tekanan penis Rudi di dalam kemaluannya. 

Rudi mendiamkan penisnya terbenam di dalam lubang vagina istriku sejenak, agar tidak menambah sakit istriku sambil bertanya lagi, Tante.., sakit, yaa? Tahan dikit yaa, saya goyang pelan pelan kok ..sebentar lagi akan terasa nikmat dijamin deh !, bisiknya ditelinga istriku. Istriku dengan mata terpejam hanya menggelengkan kepalanya sedikit seraya mendesah panjang, aagghh.. ., paaasudah pa.aduhh sudahhh pleasesakit.sakit.terlalu besaaaraah, Kulihat air mata mulai menetes di sudut matanya. 

Cepat cepat lalu Rudi menciumi payudara istriku dengan ganas. Terlihat pantat Rudi bergerak dengan cepat naik turun, sambil badannya mendekap tubuh mungil istriku dalam pelukannya. Semakin lama semakin cepat.terkadang batangnya dikeluarkan dari vagina istriku, kemudian dihunjamkannya lagi. Membuat istriku melenguh dan merintih berkepanjangan.

Tak selang lama kemudian terlihat badan istriku bergetar dengan hebat dari mulutnya terdengar keluhan panjang, Aaduuh , oooohh, ssshh.. ., sshh paa! Aku..ahhh..akuahhh.aku..akhsshhhoohhh , kedua kaki istriku bergetar dengan hebat, melingkar dengan ketat pada pantat Rudi, dengan mata yang membeliak dan tubuh menghentak hentak istriku mengalami orgasme yang hebat dan berkepanjangan. 

Selang sesaat badan istriku terkulai lemas dengan kedua kakinya tetap melingkar pada pantat Rudi. Dengan tersenyum Rudi tetap melakukan goyangan goyangan memutar dengan lembut , kali ini dia tidak menekan, karena dia tahu kalo si wanita orgasme, si cowok harus mengikuti gerakan pinggul wanita tersebut .aah, suatu pemandangan yang sangat erotis sekali.

SINICAPSA - Agen Judi Poker Domino99 Capsa Susun Ceme Live Poker Indonesia

Kemudian Rudi mulai melepaskan dirinya dan bergeser ke samping, dia memberi kesempatan kepadaku untuk mendekati istriku.

bagaimana sayangenakkan batangnya Rudi? Sakiittt? ..hmmm bisikku lagi.

Dengan memukul mukul dada bidangku, istriku berbisik malu malu tapi dengan nada protes : Kenapa nggak bilang bilang paaakalo enaknya luar biasa seperti ininikmat banget sayang

bisa orgasme paa nikmatbetul kata papa, kalo besar enak ya enak sekali..sekarang pengen sama punya papa ya, kasihan kan papa belum keluarPipinya bersemu merah, malu

Aku benar benar terangsang hebat melihat pemandangan tadi, dengan segera aku masukkan batangku ke vaginanya yang super basah ituya ampun gara gara batang rudi yang besar tadi batangku masuk tanpa gesekan lagi. aaahh hunjamkan pa hunjamkan passhhh Istriku memang bisa multi orgasme, dan malam ini aku benar benar ingin membuatnya puas dengan orgasme tidak terbatas. : Nggak terasa ya ma? bisikku. Terasa kok paterasamemang kurraaang. tapiii nikmaat. 

Maka dengan sedikit tenaga kuserudukkan saja rudalku itu menerobos liang vaginanya. Aaghh, mata istriku terpejam, sementara bibirnya digigit. Tapi ekspresi yang terpancar adalah ekspresi kepuasan. Aku mulai mendorongdorongkan penisku dengan gerakan keluar masuk di liang vaginanya. Diiringi erangan dan desahan istriku setiap aku menyodokkan penisku, melihat itu aku semakin bersemangat dan makin kupercepat gerakan itu. Bisa kurasakan bahwa liang kemaluannya semakin licin oleh pelumas vaginanya.

Ahh, ahh, istriku makin keras teriakannya.

Ayo paaa, terus.

Enakkk, eeemm, mm!.

Tubuhnya sekali lagi mengejang, diiringi leguhan panjang, Uuhhhh ma aku keluar ya yaah, aku perlu bertanya pada dia

keluarkan paaa ,keluarkan.mm sshh

Dengan satu sodokan keras, aku dorong pinggulku kuatkuat, sambil kedua tanganku memeluk badan istriku dengan erat dan penisku terbenam seluruhnya di dalam lubang kemaluannya dan saat bersamaan cairan spermaku menyembur keluar dengan deras di dalam lubang vagina istriku. Badanku tehentakhentak merasakan kenikmatan orgasme di atas badan istriku, sementara cairan hangat maniku masih terus memenuhi rongga vagina istriku. 

Tibatiba badan nya bergetar dengan hebat dan kedua pahanya menjepit dengan kuat pinggulku diikuti keluhan panjang keluar dari mulutnya, aagghhaahhh !, saat bersamaan istriku kembali mengalami orgasmenya dengan dahsyat kali ini yang kedua. Gila luar biasa enak dan menggairahkan sekali

Dengan terenyum Rudi kembali mendekati istriku, gimana tante kalo saya puaskan lagi.Istriku terperanjat Lholagi aku kan sudah orgasme dua kali pa tanyanya sambil memandang bimbang kepadaku . Lho makalo lagi kan kamu bisa berkali kali orgasmenya Kataku.

Tapitapi mmm.. oklah kita coba lagitapi kali ini agak cepat yakalo pelan kurang rasanya Bisiknya

Istriku kembali melirik padaku sambil menggigit bibir bawahnyaaku tahu dia masih ingin tapi malu kepadakumatanya nanar memandang penis Rudi yang masih berdiri tegak itu..Tanpa menunggu jawabannya aku minta Rudi segera memasang kondomnya. Kali ini aku ingin three somedan Rudi mulai mendekatkan penis raksasanya ke vagina istriku lagi.

Kini aku akan menyaksikan bagaimana Rudi mempermainkan tubuh mungil istriku, Tante..bagaimana kalo kali ini saya agak kasar tapi tetap nikmat kokdijamin dehhh..

Istriku hanya mengangguk, mungkin dia juga ingin merasakan bagaimana bercinta dengan sedikit kasar..

pa..gimana paaanggak papa? Nanti ..nggak seret lagi lho tanyanya dengan suara yang bergetar kan aku sudah bilang honey..nikmati aja.

Dengan memegang pinggang istriku, Rudi langsung memasukkan penisnya dalam dalam.Dan istriku sama sekali tidak menolakGerakan Rudi terlihat mulai sangat kasar, hilang sudah lemah lembut yang pernah dia perlihatkan. Mulai saat ini Rudi mengerjai istriku dengan agak brutal dan kasar. Istriku benarbenar dipergunakan sebagai objek seksnya. Dia ganjal pantat istriku dengan bantal 2 tumpuk sehingga lubang vaginanya yang lebih tinggi tampak merekah dengan lelehan sperma milikku. Batangnyanya benar benar dihunjamkan dengan hentakan hentakan kasar dan gila. 

luar biasa cepat.. Aku sangat takut kalaukalau Rudi menyakitinya, tetapi dilihat dari ekspressi muka dan gerakan istriku ternyata tidak terlihat tandatanda penolakan dari pihak istriku atas apa yang dilakukan oleh Rudi terhadapnya. Bahkan tangannya mencengkeram erat pantat Rudi seakan takut kalo Rudi menghentikan hentakan gilanya.. Luar biasapemandangan ini sungguh menggairahkan. Aku benar benar terangsang hebat

Aku bisikkan kepadanyahoney kita threesome ya.dengan segera aku arahkan batang ku kemulutnya untuk di kulum. Aaahhh nikmat sekali.Kami merubah posisi doggy style dengan Rudi tetap dibelakang dan batangku tetap dimulut istriku

Aku berbisik lagi mengusulkan bagaimana kalau Andi bergantian dengan Rudi memasukkan batangnya dari belakangbiar nggak jadi obat nyamuk.

Aduh pamalu paaaaaahh tapi iya paaa nggak papanikmat kokpelan pelan yaa Dan bertiga batang kami bergiliran masuk ke vaginanya.Bahkan kami mencoba memasukkan berurutan. Andi bagian pertama, aku kedua dan Rudi ketiga. Istriku memandangku dengan sayu tapi bibirnya sedikit tersenyum karena merasa nikmat sekali melihat tingkah kami yang bergantian menggilirnya dengan cepat. Aaahhaaahh lebih cepatlebihh cepatgantiangantiannnnyang besar,.yang besar..aaahh.kurang cepat pakurang cepat..

Tampaknya dia sudah tidak terlalu malu lagi

Tante , rudi ingin memberi sensasi lain neehh mau ya. Istriku memandangku lagi masih meminta pertimbangan. Aku kedipkan matakuits ok.. honey

Dengan segera Rudi menggendong istriku. Istriku terlihat seperti anak kecil dalam gendongan Rudi. Kaki istriku terlihat merangkul pinggang Rudi, sedangkan berat badannya disanggah oleh penis Rudi.

Rudi berusaha memompa sambil berdiri dan sekaligus berusaha mencium istriku yang segera aku ingatkan untuk tidak melakukan itu.

Pantat istriku terlihat merekah dan tibatiba Rudi memasukkan jarinya ke lubang pantat istriku. Ohh! Jangan. Mendapat serangan yang demikian serunya dari Rudi, badan istriku terlihat menggeliatgeliat dalam gendongan Rudi. Suatu pemandangan yang sangat seksi. jangan kuatir tantenikmati aja

Ketika Rudi merasa capai, istriku diturunkan dan Rudi duduk pada sofa. istriku diangkat dan didudukan pada pangkuannya dengan kedua kaki istriku terkangkang di samping paha Rudi dan Rudi memasukkan penisnya ke dalam lubang kemaluan istriku dari bawah aku bisa melihat penis raksasa Rudi memaksa masuk ke dalam lubang kemaluan istriku yang kecil dan ketat itu. Vaginanya menjadi sangat lebar dan penis Rudi menyentuh paha istriku. 

Kedua tangan Rudi memegang pinggang istriku dan membantu istriku memompa penisnya secara teratur, setiap kali penis Rudi masuk, terlihat vaginanya ikut masuk ke dalam dan Ketika penisnya keluar, terlihat vaginanya mengembang dan menjepit penis Rudi. Mereka melakukan posisi ini cukup lama. Sementara istriku mengerang dengan hebat dan berbisik…nikmat panikmatsekalissshhhaduhnikmat.

Kemudian Rudi mendorong istriku tertelungkup pada sofa dengan pantat istriku agak menungging ke atas dan kedua lututnya bertumpu di lantai. Rudi kembali akan bermain doggy style. Ini sebenarnya adalah posisi yang paling aku sukai. Dari belakang pinggul istriku, Rudi menempatkan penisnya diantara belahannya dan mendorong penisnya masuk ke dalam lubang vagina istriku dari belakang dengan sangat keras dan dalam, semua penisnya amblas ke dalam vagina istriku. 

Jari jempol tangan kiri Rudi dimasukkan ke dalam lubang pantat. istriku setengah berteriak, aagghh!, badannya meliukliuk mendapat serangan Rudi yang dahsyat itu. Badan istriku dicoba ditarik ke depan, tapi Rudi tidak mau melepaskan, penisnya tetap bersarang dalam lubang kemaluan istriku dan mengikuti arah badan istriku bergerak.

Istriku benarbenar dalam keadaan yang sangat nikmat, desahan sudah berubah menjadi erangan dan erangan sudah berubah menjadi teriakan, oohhm. .., aaduhh panikmaatt. Rudi mencapai payudara istriku dan mulai meremasremasnya. Tak lama kemudian badan istriku bergetar lagi, kedua tangannya mencengkeram dengan kuat pada sofa, dari mulutnya terdengar, Aahhpaa, aahhpa kok nikmat paaa, sshh, ssshh!. 

istriku mencapai orgasme lagi yang ke empat kalinya, saat bersamaan Rudi mendorong habis pantatnya sehingga pinggulnya menempel ketat pada bongkahan pantat istriku, penisnya terbenam seluruhnya ke dalam kemaluan istriku dari belakang. Sementara badan istriku bergetargetar dalam orgasmenya, Rudi sambil tetap menekan rapatrapat penisnya ke dalam lubang kemaluan istriku, pinggulnya membuat gerakangerakan memutar sehingga penisnya yang berada di dalam lubang vagina istriku ikut berputarputar mengebor liang vagina istriku sampai ke sudutsudutnya.

Gerakan pantat Rudi bertambah cepat dan ganas memompa dan terlihat penisnya yang besar itu dengan cepat keluar masuk di dalam lubang vagina istriku, tibatiba, Oohh , oohh!, dengan erangan yang cukup keras dan diikuti oleh badannya yang terlonjaklonjak, Rudi menekan habis pantatnya dalamdalam, menekan pinggul istriku ke sofa, sehingga penisnya terbenam habis ke dalam lubang kemaluan istriku, pantat Rudi terkedutkedut sementara penisnya menyemprotkan spermanya di kondom di dalam vagina istriku, sambil kedua tangannya mendekap badan istriku eraterat. 

Dari mulut istriku terdengar suara keluhan, Sssh, sshh, hhmm., hhmm!, merasakan semprotan tertahan di dalam liang vaginanya. Sebenarnya ini tidak ada didalam kontrak bahwa Rudi boleh ejakulasi diadalam tubuh istriku. Tetapi pemandangan menggairahkan ini membuatku tidak kuasa memprotesnya. Aduh maaf om..aku keluarkan di dalamhabis tante sexy banget.istri om cantik sekalicantik sekali

Setelah berpelukan dengan erat selama beberapa detik, Rudi kemudian merebahkan diri di atas badan istriku yang tergeletak di sofa, tanpa melepaskan penisnya dari vagina istriku..

Aku datangi tubuh mereka berdua yang masih menyatu bagaimana honey nikmat ya.

aduh paa. bikin malu ajamemang nikmat kok paterima kasih ya sayangaku puas sekali malam ini..

Rudi segera mencabut batangnya tetapi segera dilarang oleh istriku biarkan didalam Rudmasih enak..jangan dicabut dong selain itu juga malah sakit kalo dikeluarin.

Ma ini baru namanya four some lhocuma Andy ikut nggak terlalu lama,

Dengan berbisik lembut istriku berkata :Paa nggak papa ya. kalo lain kali kita BCT ( ini istilah kami untuk bercinta) seperti ini lagi.ternyata batang besar Rudi memang enaktapi besok besok pake 2 batang besar nggak papa yaaku pengen yang lebih lama lagi.istriku merengek

OK honey besok pagi biar Rudi memanggil teman temannya.



SINICAPSA - Agen Judi Poker Domino99 Capsa Susun Ceme Live Poker Indonesia

Friday, January 4, 2019

Pijitannya di Pahaku Dilakukannya Tanpa Menyentuh Memekku Yang Sudah Mulai Basah Itu - LapetBecek.

Pijitannya di Pahaku Dilakukannya Tanpa Menyentuh Memekku Yang Sudah Mulai Basah Itu - LapetBecek.


Ni adalah kisah lain yang terjadi antara aku dengan Oom Win (pamanku yang berusia 10 tahun lebih tua dariku dan masih menumpang di rumahku), ketika aku masih berumur 17 tahun. Sedikit latar belakang yang mendasari peristiwa ini dapat anda baca di cerita dengan judul “Penemuan Lubang Kenikmatan”


Ketika itu rumah memang sedang sepi, hanya Oom Win dan aku saja yang ada di rumah. Kedua orang tuaku sedang berlibur ke Bali dan kakak-kakakku yang sudah berkeluarga sudah pindah ke lain kota. Pembantu-Pembantu pun tidak ada karena memang saat itu hari lebaran.

Sambil malas-malasan, aku menonton televisi sendirian karena Oom Win juga belum pulang malam itu, jadi sekalian saja menunggu Oom Win (yang katanya akan membawa temannya malam itu). Sebetulnya aku agak kesal dengan berita itu karena aku berharap Oom Win dapat melakukan kegiatan “rutin” kami yang biasa kami lakukan sejak aku berumur 16 tahun.

Bunyi bel di pintu memecah konsentrasiku pada acara televisi, dan aku pun sudah menebak bahwa itu pasti Oom Win beserta temannya yang ada di luar pintu.

Baca Juga: Tragedi Maya Dengan Tukang Sapu

“Malam, Oom”
“Malam Anna, ini kenalkan teman Oom Adeel”

Teman Oom Win ternyata adalah seorang keturunan Pakistan-Cina dengan tampang yang notabene diatas rata-rata. Tubuhnya tegap, dadanya bidang dan perawakannya yang lumayan tinggi telah mendapatkan simpatiku.

“Anna, Adeel ini jago pijat lho”
“Anna kagak capek kok Oom, jadi kagak usah dipijat” sahutku sambil memasang tampang kesal di depan kedua orang itu.
“Anna, kamu jangan gitu dong sama teman Oom. Dia sengaja Oom undang malam ini untuk memijatmu karena Adeel bukan pemijat biasa, dia ahli kecantikan”

Setelah mendengar kata-kata kecantikan yang ternyata cukup ampuh untuk mengubah pikiranku, aku pun setuju untuk dipijat oleh Adeel.

“Adeel, kamu mandi dulu deh setelah itu giliranku”

Dan selama Adeel mandi, Oom Win menerangkan kepadaku bahwa Adeel adalah seorang pemijat professional yang dapat mempercantik pasien-pasien nya, dan kepiawaiannya telah banyak terbukti.

“Ok deh, Oom. Anna mau dipijat oleh Adeel dengan syarat nanti malam Oom mau melakukan kegiatan “rutin” kita”
“Iya, Anna, Oom janji”

Setelah selesai mandi, Adeel hanya mengenakan celana training sambil bertelanjang dada.

“Adeel, kamu mulai saja pijatnya. Aku mandi dulu,” kata Oom Win.

Dengan tampang masih kesal aku pun menuju ke kamar Oom win yang ternyata telah secara diam-diam dipersiapkan untuk pijat malam ini. Kamar itu telah dilengkapi dengan lilin-lilin yang ditata rapi berjajar diseluruh dinding ruangan; tidak lupa juga minyak tradisional untuk keperluan pijat.

Lumayan juga selera Oom Win, begitu pikirku. Kami pun masuk dan membiarkan pintu sedikit terbuka karena memang tidak ada orang lain lagi di rumah itu yang akan menganggu kegiatan kami. Adeel merengkuh pinggangku sambil menuntunku ke tempat tidur Oom Win yang cukup lebar.

“Anna, saya hanyalah seorang pemijat, dan kalau kamu tidak keberatan, saya akan pijat kamu dalam keadaan bugil”

Adeel pun meninggalkan aku memberi aku waktu untuk bersiap-bersiap sementara dia menunggu di luar kamar Oom Win. Dengan perasaan heran tapi demi memenuhi janji Oom Win dan membayangkan bahwa aku akan mendapat kepuasan dari Oom Win malam ini, aku pun cuek saja dan langsung melepaskan semua pakaianku dan mengambil handuk untuk menutupi bagian pinggulku ketika berbaring tengkurap.

Karena menunggu Adeel terlalu lama, aku pun tertidur (karena suasana ruangan yang gelap temaram itu juga mendukung kantukku).

ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

Setelah Adeel memijatku beberapa lama, tenyata tanpa kusadari Oom win yang setelah selesai mandi hanya mengenakan kimono saja, duduk di kursi sambil melihat Adeel yang sedang memijatku. Ketika aku terbangun, kurasakan lembutnya tangan Adeel memijat-memijat kepalaku dan memang kuakui pijatannya professional sekali. Minyak yang digunakannya juga terasa segar di tubuh dan berbau enak.

Adeel mengatur posisi tubuhku yang tengkurap sehingga kedua tanganku direntangkan ke arah samping. Setelah memijat kepalaku, Adeel pun memijat leherku dan beranjak ke tanganku yang dimulai dari ujung-ujung jari. Kemudian tak beberapa lama, konsentrasinya beralih ke bagian samping tubuhku yang memang menantang karena tanganku terentang ke samping. 

Pertama-Pertama dituangkan nya minyak ke bagian samping bahuku sehingga cairan yang dingin menuruni susuku menuju kea rah putingnya memang membuatku tersentak. Karena licinnya minyak itu, kadang-kadang tangannya mengena pentilku, dan itu membuatku semakin terangsang.

Setelah selesai dengan pungguku, Adeel pun beralih ke ujung-ujung jari kakiku, dan pelan-pelan naik ke pahaku. Ketika disingkapkannya handuk yang menutupi bagian pinggulku, aku pun mengalami rangsangan yang terasa sangat erotis, mungkin karena dengan begitu aku bisa memamerkan memekku ke orang yang baru kukenal. Pijitannya di pahaku dilakukannya tanpa menyentuh memekku yang sudah mulai basah itu, dan itu membuatku sedikit kecewa.

Tetapi hal yang tak kusangka-kusangka terjadi ketika dia mulai sedikit demi sedikit menuangkan minyak ke belahan pantatku, otomatis aku menggelinjang dan meregangkan selangkanganku. Sebelum aku sempat untuk berpikir lebih jauh, Kedua tangannya yang bertumpuk satu sama lain telah mencakup semua memekku dan memijat-memijat nya. 

Kedua tangannya masuk lebih dalam untuk memijat perutku sehingga otomatis pergelangan tangannya yang memang penuh minyak itu mengurut-mengurut memekku dan kelentitku. Perasaan yang kurasakan luar biasa karena gerakan itu sekaligus membuat pusarku geli dan memekku seperti diusap-diusap.

Pelan namun pasti, Adeel membalikkan badanku, dan langsung saja tangannya menuju ke payudaraku dengan pentil-pentil nya yang sudah mencuat tanda aku memang sudah terangsang hebat. Gerakan tangannya yang berputar-berputar itu ternyata tidak menyentuh pentilku sama sekali, dan itu membuatku semakin memajukan dadaku ke arahnya berharap agar Adeel segera menyentil puncaknya yang sudah tidak dapat menunggu lebih lama lagi untuk disentuh. 

Adeel pun tersenyum karena aku yakin bahwa dia pun tahu kalau aku ingin pentilku disentuhnya. Tak lama kemudian, harapanku menjadi kenyataan, tetapi bukan dengan jari-jari nya, Adeel meletakkan telapak tangannya yang sudah licin itu tepat diatas kedua pentilku.

Dengan gerakan memutar-memutar, Adeel “memijit” pentilku, semakin lama gerakannya semakin cepat dan semakin menekan susuku. Dengan berakhirnya gerakan itu pula aku melepaskan eranganku yang pertama tanda aku mencapai orgasmku yang pertama. Bukannya menghentikannya, Adeel malahan menyentil-menyentil pentilku dengan ujung-ujung jarinya, dan setelah pentilku menjadi keras kembali. 

Adeel memasang alat perangsang berbentuk lingkaran di kedua pentilku. Ternyata alat itu dapat membuatku terangsang terus-menerus terlebih ketika aku bergerak-bergerak, terasa alat yang seperti cincin itu memberikan kegelian yang sangat di ujung pentilku sehingga kedua puncak itu tetap mencuat keras.

Pelan namun pasti, pijatannya beralih kea rah perutku dan Adeel mulai menjilat-menjilat pusarku yang ternyata amat merangsang birahiku. Kembali kurasakan cairan hangat mengalir melalui memekku yang pasti telah berkilat-berkilat karena banyaknya lendir yang keluar. 

Lama kelamaan, pijatannya turun ke bagian dibawah pusar dengan gerakan memutar, dan gerakan itu menambah banyaknya cairan yang keluar sampai akhirnya aku mencapai orgasme yang kedua. Betapa hebatnya pijatan-pijatan Adeel ini yang ternyata tanpa disetubuhi pun aku bisa mendapatkan orgasme sampe dua kali.

ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

Ketika aku belum reda dengan orgasmeku yang kedua kalinya, Adeel membuka selangkanganku lebar-lebar dan merekahkan kedua bibir memekku dengan tangan kirinya. Kemudian dengan telapak tangan kanannya (ke empat jari-jarinya), dia mulai menepuk-menepuk pussyku yang terpampang lebar di depannya. Gerakan-Gerakan itu bermula dengan pelan, dan setiap kali “tamparan” nya mengenai bibirku yang sudah basah itu, aku tersentak-tersentak antara rasa kaget dan erotis.

Akhirnya, pukulan-pukulan kecil itu bertambah keras dan cepat seiring dengan aku mendapatkan sensasi yang luar biasa di rondeku yang ketiga. Aku orgasme hebat diselingi erangan-erangan ketika tamparannya mengenai memekku dengan cairan kentalnya yang mengalir deras sampai ke bongkahan pantatku.

Kemudian Adeel memasangkan suatu alat yang aneh sekali di pinggangku, berupa sabuk dengan penis buatan yang berukuran sedang dengan permukaannya yang dipenuhi tonjolan-tonjolan yang tidak sama besarnya maupun tingginya. Keseluruhan alat itu berbentuk seperti ikat pinggang dengan celana dalam yang dilengkapi dengan penis mencuat kea rah dalam. 

Setelah agak reda, Adeel memberiku segelas air putih sambil menunggu sampai aku agak tenang kembali, dan pelan-pelan memasukkan penis itu ke dalam lubang memekku dan memasangkan strap-strapnya ke pinggangku. Adeel juga mengganjal pinggangku dengan tumpukan bantal sehingga penis itu yang telah dilumuri lubricant, dapat dengan mudah masuk ke lubang memekku.

Alat yang aneh itu ternyata memiliki remote control yang tidak terhubung dengan kabel sehingga tidak merepotkan pemakainya. Setelah dirasanya cukup siap, Adeel melebarkan kakiku dengan memekku yang telah tertancap penis palsu itu. Kemudian, dia menekan tombol di remote control yang ternyata menyebabkan alat itu bergerak memutar pelan-pelan seakan-seakan menggaruk rahimku. Dan oleh gerakan itu, maka seluruh dinding rahimku kegelian.

“Argh, argh, hmph hmph..”
“Enak kan, Anna?”
“Oh, alat biadab, oh, oh, oh”

Di tengah-tengah permainan itu, Adeel menambah getaran-getaran kecil di alat itu sehingga aku merasa melambung dibuatnya. Alat itu ternyata dapat pula mengeluarkan cairan dari bagian ujungnya, sehingga rahimku terasa disemprot-disemprot oleh cairan yang seolah-seolah terasa seperti cairan air mani.

“Oh, oh, Adeel, Anna sudah mau keluar”

Dan seketika itu Adeel menghentikan alat itu, dan tampak sekali di wajahku rasa kecewa yang amat sangat.

“Please Adeel, Anna mau, Anna nggak tahan Adeel, gerak-gerak in lagi Adeel”

Bukannya menurutiku, Adeel hanya senyum-senyum sendiri melihatku, dan aku pun tidak tahan akhirnya hanya memegang-memegang kelentitku saja. Tiba-Tiba Adeel mengulurkan tangannya, dan mengajakku untuk berdiri.

“Aku akan turuti permintaanmu jika kamu mau melakukan syaratnya”
“Please, Adeel apa aja akan aku lakuin”
“Kamu harus berjalan-berjalan di luar kamar ini dengan alat itu”
“Siapa takut, tapi please Adeel, sudah tanggung tadi”

Karena cincin yang masih terpasang di pentil-pentil ku bergoyang-bergoyang setiap kali aku bergerak, maka aku pun mulai terangsang lagi. Kemudian aku pun melangkah keluar kamar dan mulai berjalan-berjalan. Tiba-Tiba kurasakan alat itu kembali beroperasi mengorek-mengorek isi rahimku, kakiku pun menjadi lemas karena sensasi yang kurasakan lebih hebat dengan posisi tubuhku yang berubah-berubah dan kedua kaki ku yang tetap kupaksakan melangkah menambah rangsangan di kelentitku dan memekku.

“Adeel, Anna tidak kuat berjalan lagi, oh please” sambil berjalan terseok-terseok aku pun merintih-merintih.
“Ayo kamu teruskan atau alat itu kuhentikan”

Akhirnya aku hanya dapat menuruti kemauan Adeel untuk terus berjalan-berjalan dengan alat yang semakin dasyat mengorek-mengorek rahimku dengan tonjolan-tonjolan nya itu. Ketika aku mencapai orgasmeku, Aku pun terjatuh lemas di sofa.

Kemudian, Adeel menghentikan alat itu tepat ketika aku mencapai orgasmeku dan dengan hati-hati dia membereskan alat itu melepaskan nya dari pinggangku. Aku pun terkulai lemah untuk beberapa saat sebelum Adeel akhirnya membopongku ke dalam kamar Oom Win dan merentangkan kedua pahaku untuk siap dimainkan oleh penis asli milik Oom Win yang sudah berdiri tegak mencuat itu.




ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

Wednesday, January 2, 2019

Tiba-Tiba Adit Menusuk Memeku Dengan Jarinya Sehingga Kencingku Tertahan Seketika - LapetBecek.

Tiba-Tiba Adit Menusuk Memeku Dengan Jarinya Sehingga Kencingku Tertahan Seketika - LapetBecek.


Aku sedikit akan mengulas cerita pengalamanku akan seksku aku adalah seorang wanita karir dimana kehidupanku sudah mapan, dua tahun kemarin aku memutuskan untuk resend dari pekerjaanku dan aku ingin membenahi rumah tanggaku yang selama enam tahun ini tidak berkomunikasi dengan suamiku.


Kami memiliki kesibukan sendiri sendiri, kami sudah mempunyai satu anak dan dia berkuliah di luar negeri jadi akhirnya sepi dirumah, tapi memang aku sudah ada niat untuk memulai dari awal lagi sebuah hubungan dengan suamiku, tapi dengan kagetnya aku malah suamiku memlilih untuk cerai saat aku sudah keluar dari pekerjaanku.

Dan apa yang bisa aku buat ternyata suamiku di luar sana sudah mempunyai wanita simpanan lain, aku juga tidak bisa menyalahkan karena aku juga sudah tidak antusias mengetahui berita itu, dan semuanya mungkin sudah takdirku dan aku harus jalani dengan tegar.

Aku yang usianya sudah menginjak kepala tiga dan aku tidak bermimpi unutk menikah lagi. Keseharianku lebih banyak aku buat untuk jalan jalan dengan temanku, kadang pula aku dan teman temanku traveling beberapa hari di kota lain untuk menghabiskan waktu dan menyegarkan pikiran.

Saat aku pergi kemarin aku menyuruh keponakanku unutk tinggal dirumahku, aku melihat keluarganya yang ekonominya pas pas san jadi lebih baik dia tinggal dirumahku sehingga untuk kost membutuhkan biaya juga.

Untuk membayar kuliah saja keluarganya mati matian untuk mencari uang, keponakanku bernama Adit, dia saat ini berusia 21 tahun di tinggal di rumahku di lantai dua, keponakanku Adit sunguh sopan dan tahu diri, sehingga aku juga bisa memanfaatkan dia untuk menjaga rumahku bila aku sedang pergi traveling bersama teman temanku, selain itu Adit juga membaw berkah.

Saat pagi hari aku sedang malas untuk bangun dari tempat tidurku, karena baru hari kemarin pulang dari negeri kincir angin dan kebetulan hari itu hari minggu memang aku sengaja unutk bermalas malasan untuk tidur sepuasku, pembantuku hari itu juga aku liburkan asal tidak menggangu privasi tidurku.

Aku masih lelah baju tidurku yang tipis berwarna putih menyelimuti tubuhku, aku lihat tubuhku sekilas agak gempal aku pikir seharusnya sudah mulai senam lagi, terlihat pukul menunjukan jam 9 pagi dengan mata sayup sayup aku dengar suara kaki yang melangkah menuju kamar ku, terdengar suara ketukan pintu memang sengaja aku diamkan mungkin saja itu pembantuku yang ada perlu denganku.

Selamat pagi tante , terdengar suara laki laki ohh ternyata Adit, dalam batinku mau apa dia pagi pagi ini mencariku, aku masih terpejam dan melentangkan tubuhku kedua tanganku dibawah bantal, Adit memanggil namaku Tante Tante dengan ketukan berulang kali.

Tak lama kemudian aku mendengar kunci pintu di putar dan terlihat kepala Adit yang mengintip dari balik pintu kamar, aku sedikit melirik dari sudut mataku aku tak mau diganggu, Adit semakin berjalan mendekatiku” Tante bisikan suaranya terdengar , aku diam saja dan berpura pura aku tertidur pulas.

Beberapa kemudian aku tidak mendengar apapun, tak kusangka Adit ternyata sudah disampingku kurasakan tubuhnya bergesakan dengan pahaku, aku teringat saat itu aku masih memakai gaun yang tipis sehingga celana dalamku agak terlihat ngeplat dan Bhku, aku intip dari celah mataku Adit melihat tubuhku dengan mata yang menganga sambil menelan ludah, pelan pelan tangannya Adit menuju kegaunku.

Sungguh hatiku semakin berdebar “mau ngapain ini bocah? Tapi aku terus berpura pura memejamkan mata. Suara Adit memanggilku

“Tante Tante” mungkin dia sedang memastikan bahwa kau sedang tertidur pulas, aku masih berpura pura tidur kemudian aku rasakan gaunku sedikit ada angin yang masuk menyentuh tubuhku tangan Adit membuka gaunku dan memegang bibirku, sungguh aku tambah kaget sekali tapi aku mencoba unutk tenang agar tidak ada curiga.

Kurasakan tangannya Adit mengelus ngelus tanganku aku masih memejamkan mataku, saat aku intip lagi ternyata wajah Adit sungguh dekat dengan wajahku, tapi aku yakin kalau Adit tidak mengetahui kalau aku sedang berpura pura tidur lelap, nafasku aku atur dengan tenang dan selembut mungkin, tangannya Adit mulai nakal dengan mengelus ngelus leherku, secara tidak langsung bulu kudukku berdiri.

Lebih bussyetny lagi tanganya masuk kedalam celah Bhku, awal awal dia hanya mengelus ngelus pemukaan payudaraku tapi kurasakan dadaku diremas remas, secara tidak langsung aku mulai horny sudah lama aku tidak merasakan sentuhan laki laki, aku putuskan untuk diam dan menikmati segala perbuatan Adit.

ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

Sekarang tangan Adit sedang berusaha membuka kancing BH-ku dari depan, tak lama kemudian kurasakan tangan dingin pemuda itu meremas dan memilin puting susuku. Aku ingin merintih nikmat tapi nanti malah membuatnya takut, jadi kurasakan remasannya dalam diam.

Kurasakan tangannya gemetar ketika memencet puting susuku, kulirik pelan, kulihat Adit mendekatkan wajahnya kearah buah dadaku, lalu ia menjilat-jilat puting susuku, tubuhku ingin menggeliat merasakan kenikmatan isapannya, aku terus bertahan.

Kulirik puting susuku yang berwarna merah tua sudah berkilat oleh air liurnya, perasaanku campur aduk tidak karuan, nikmat sekali. Mulutnya terus menyedot puting susuku disertai dengan gigitan-gigitan kecil.

Tangan kanan Adit mulai menelusuri selangkanganku, lalu kurasakan jarinya meraba vaginaku yg masih tertutup CD, aku tak tahu apakah vaginaku sudah basah atau belum, yang jelas jari-jari Adit menekan-nekan lubang vaginaku dari luar CD.

Lalu kurasakan tangannya menyusup masuk ke dalam CD-ku, jantungku berdebar keras sekali, kurasakan kenikmatan menjalari tubuhku. Jari-jari Adit sedang berusaha memasuki lubang vaginaku, lalu kurasakan jarinya amblas masuk ke dalam, wah nikmat sekali.

Aku harus mengakhiri sandiwaraku, aku sudah tak tahan lagi, kubuka mataku sambil menyentakkan tubuhku.

“Adit !! Ngapain kamu?”, Aku berusaha bangun duduk, tapi kedua tangan Adit menekan pundakku dengan keras.

Tiba-tiba Adit mencium mulutku secepat kilat, aku berusaha memberontak, kukerahkan seluruh tenagaku, tapi Adit makin keras menekan pundakku, malah pemuda itu sekarang menindih tubuhku, aku kesulitan bernapas ditekan oleh tubuhnya yang besar.

Kurasakan mulutnya kembali melumat mulutku, lidahnya masuk ke dalam mulutku, aku pura-pura menolak.

“Tante.., maafkan saya. Sudah lama saya ingin merasakan ini, maafkan saya tante” Adit melepaskan ciumannya lalu memandangku dengan pandangan meminta.

“Kamu kan bisa dengan teman-teman kamu yang masih muda. Tante kan sudah tua” Ujarku lembut..

“Tapi saya sudah tergila-gila dengan tante.., saya akan memuaskan tante sepuas-puasnya”, Jawab Adit.

“Ah kamu.., ya sudahlah terserah kamu sajalah”, Aku pura-pura menghela napas panjang, padahal tubuhku sudah tak tahan ingin dijamah olehnya.

Kemudian Adit melepaskan gaun tidurku, sehingga aku cuma memakai celana dalam saja. Lalu Adit melepaskan pakaiannya, sehingga aku bisa melihat penisnya yang besar sekali, penis itu sudah menegang keras.

Adit mendekat ke arahku.

“Tante diam saja ya”, Kata Adit. Aku diam sambil berbaring telentang, kemudian Adit mulai menciumi wajahku, telingaku dijilatinya, aku mengerang-erang, kemudian leherku dijilat juga, sementara tangannya meremas buah dadaku dengan lembut.

Tak lama kemudian Adit merenggangkan kedua pahaku, lalu kepalanya menyusup ke selangkanganku. vaginaku yang masih tertutup CD dijilat dan dihisap-hisapnya, aku menggeliat-geliat menahan rasa nikmat yang luar biasa.

Lalu Adit menarik CD-ku sampai copot, kedua kakiku diangkatnya sampai pinggulku juga terangkat, sehingga tubuhku menekuk, kulihat vaginaku yang berbulu sangat lebat itu mengarah ke wajahku, punggungku agak sakit, tapi kutahan, aku ingin tahu apa yang akan dilakukannya.

Kemudian Adit mulai menjilati vaginaku, kulihat lidahnya terjulur menyibak bulu vaginaku, lalu menyusup ke belahan bibir vaginaku, aku merintih keras, nikmat sekali, clitorisku dihisap-hisapnya, kurasakan lidahnya menjulur masuk ke dalam lubang vaginaku, mulutnya sudah bergelimang lendirku, aku terangsang sekali melihat kelahapan pemuda itu menikmati vaginaku, padahal kupikir vaginaku sudah tidak menarik lagi.

“Enak Adit ? Bau kan?”, Bisikku sambil terus melihatnya melahap lubangku.

“Enak sekali tante, saya suka sekali baunya”, Jawab Adit, aku makin terangsang. Tak lama aku merasakan puncaknya ketika Adit makin dalam memasukkan lidahnya ke dalam vaginaku.

“Adit.., aa.., enaakk” Kurasakan tubuhku ngilu semua ketika mencapai orgasme, Adit terus menyusupkan lidahnya keluar masuk vaginaku.

Kuremas-remas dan kugaruk-garuk rambut Adit.

Kemudian kulihat Adit mulai menjilat lubang pantatku, aku kegelian, tapi Adit tidak peduli, ia berusaha membuka lubang pantatku, aku mengerahkan tenaga seperti sedang buang air sehingga kulihat lidah Adit berhasil menyusup kesela lubang pantatku, aku mulai merasakan kenikmatan bercampur geli.

“Terus aduh nikmat banget, geli.., teruss.., hh..”, Aku mengerang-erang,

Adit terus menusukkan lidahnya ke dalam lubang pantatku, kadang-kadang jarinya dimasukkan ke dalam lalu dikeluarkan lagi untuk dijilat sambil memandangku.

“Enak? Jorok kan?”.

Enak tante.., nikmat kok”, Jawab Adit, tak lama kemudian aku kembali orgasme, aku tahu lendir vaginaku sudah membanjir.

Kucoba meraih penis Adit, tapi sulit sekali. Aku merasa kebelet ingin pipis, tiba-tiba tanpa dapat kutahan air kencingku memancar sedikit, aku mencoba menahannya.

“Aduh sorry.., nggak tahan mau pipis dulu” Aku ingin bangun tapi kulihat Adit langsung menjilat air kencingku yang berwarna agak kuning.

ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

Gila! Aku berusaha menghindar, tapi ia malah menyurukkan seluruh mulutnya ke dalam vaginaku.

“aa.., jangan Adit.., jangan dijilat, itu kan pipis Tante”

Aku bangun berjalan ke kamar mandi, kulihat Adit mengikutiku..

“Tante pipis dulu, Adit jangan ikut ah.., malu”, Kataku sambil menutup pintu kamar mandi, tapi Adit menahan dan ikut masuk.

“Saya ingin lihat Tante”.

“Terserah deh”.

“Saya ingin merasakan air pipis tante”, Aku tersentak.

“Gila kamu? Masak air pipis mau..”, Belum habis ucapanku,

Adit sudah telentang di atas lantai kamar mandiku.

“Please tante..”, Hatiku berdebar, aku belum pernah merasakan bagaimana mengencingi orang, siapa yang mau? Eh sekarang ada yang memohon untuk dikencingi.

Akhirnya kuputuskan untuk mencoba.

“Terserah deh..” Jawabku, lalu aku berdiri diantara kepalanya, kemudian pelan-pelan aku jongkok di atas wajahnya, kurasakan vaginaku menyentuh hidungnya.

Ari menekan pinggulku sehingga hidungnya amblas ke dalam vaginaku, aku tak peduli, kugosok-gosok vaginaku di sana, dan sensasinya luar biasa, kemudian lidahnya mulai menjulur lalu menjilati lubang pantatku lagi, sementara aku sudah tidak tahan.

“Awas.., mau keluar” Adit memejamkan matanya.

Kuarahkan lubang vaginaku ke mulutnya, kukuakkan bibir vaginaku supaya air kencingku tidak memencar, kulihat Adit menjulurkan lidahnya menjilati bibir vaginaku, lalu memancarlah air kencingku dengan sangat deras, semuanya masuk ke dalam mulut Adit, sebagian besar keluar lagi.

Tiba-tiba Adit menusuk vaginaku dengan jarinya sehingga kencingku tertahan seketika, kenikmatan yang luar biasa kurasakan ketika kencingku tertahan, lalu vaginaku ditusuk terus keluar masuk dengan jarinya.

Kira-kira 1 menit kurasakan kencingku kembali memancar dashyat, sambil pipis sambil kugosok-gosokkan vaginaku ke seluruh wajah Adit.

Pemuda itu masih memejamkan matanya. Akhirnya kulihat kencingku habis, yang keluar cuma tetes tersisa disertai lendir bening keputihan menjuntai masuk ke dalam mulut pemuda itu, dan Adit menjilat serta menghisap habis.

Aku juga tak tahan, kucium mulut Adit dengan lahap, kurasakan lendirku sedikit asin, kuraih penis Adit, kukocok-kocok, kemudian kuselomoti penis yang besar itu.

Kusuruh Adit nungging diatas wajahku, lalu kusedot penisnya yang sudah basah sekali oleh lendir bening yang terus-menerus menetes dari lubang kencingnya.

Adit mulai memompa penisnya di dalam mulutku, keluar masuk seolah-olah mulutku adalah vagina, aku tidak peduli, kurasakan Adit sedang mencelucupi vaginaku sambil mengocok lubang pantatku.

Kuberanikan mencoba menjilat lubang pantat Adit yang sedikit berbulu dan berwarna kehitam-hitaman. Tidak ada rasanya, kuteruskan menjilat lubang pantatnya, kadang-kadang kusedot bijinya, kadang-kadang penisnya kembali masuk ke mulutku.

Tak lama kemudian kurasakan tubuh Adit menegang lalu ia menjerit keras. penisnya menyemburkan air mani panas yang banyak sekali di dalam mulutku.

Kuhisap terus, kucoba untuk menelan semua air mani yang rada asin itu, sebagian menyembur ke wajahku, ku kocok penisnya, Adit seperti meregang nyawa, tubuhnya berliuk-liuk disertai erangan-erangan keras.

Setelah beberapa lama, akhirnya penis itu agak melemas, tapi terus kuhisap.

“Tante mau coba pipis Adit nggak?” Aku ingin menolak, tapi kupikir itu tidak fair.

“Ya deh.. Tapi sedikit aja” Jawabku.

Kemudian Adit berlutut di atas wajahku, lalu kedua tangannya mengangkat kepalaku sehingga penisnya tepat mengarah kemulutku. Kujilat-jilat kepala penisnya yang masih berlendir.

Tak lama kemudian air pipis Adit menyembur masuk ke dalam mulutku, terasa panas dan asin, sedikit pahit. Kupejamkan mataku, yang kurasakan kemudian air pipis Adit terus menyembur ke seluruh wajahku, sebagian kuminum.

Adit memukul-mukulkan penisnya ke wajah dan mulutku. Setelah habis kencingnya, aku kembali menyedot penisnya sambil mengocok juga.

Kira-kira 2 menit penis Adit mulai tegang kembali, keras seperti kayu. Adit lalu mengarahkan penisnya ke vaginaku, kutuntun penis itu masuk ke dalam vaginaku.

Kemudian pemuda itu mulai memompa penis besarnya ke dalam vaginaku. Aku merasakan kenikmatan yang bukan main setiap penis itu dicabut lalu ditusuk lagi.

Kadang Adit mencabut penisnya lalu memasukkannya ke dalam mulutku, kemudian kurasakan pemuda itu berusaha menusuk masuk ke dalam lubang pantatku.

“Pelan-pelan.., sakit” Kataku, kemudian kurasakan penis itu menerobos pelan masuk ke dalam lubang pantatku, sakit sekali, tapi diantara rasa sakit itu ada rasa nikmatnya.

Kucoba menikmati, lama-lama aku yang keenakan, sudah 3 kali aku mencapai orgasme, sedangkan Adit masih terus bergantian menusuk vagina atau pantatku.

Tubuh kami sudah berkubang keringat dan air pipis, kulihat lantai kamar mandiku yang tadinya kering, sekarang basah semua.

“aakkhh.., tante, tante.., aa” Adit merengek-rengek sambil memompa terus penisnya di dalam lubang pantatku.

Dengan sigap aku bangun lalu secepat kilat kumasukkan penisnya ke dalam mulutku, kuselomoti penis itu sampai akhirnya menyemburlah cairan kenikmatan dari penis Adit disertai jeritan panjang, untung tidak ada orang dirumah.

Air maninya menyembur banyak sekali, sebagian kutelan sebagian lagi kuarahkan ke wajahku sehingga seluruh wajahku berlumuran air mani pemuda itu.

Kemudian Adit menggosok penisnya ke seluruh wajahku, lalu kami berpelukan erat sambil bergulingan di lantai kamar mandi.

Kepuasan yang kudapat hari itu benar-benar sangat berarti. Aku makin sayang dengan Adit. Ada saja sensasi dan cara baru setiap kali kami bercinta.




ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

Tuesday, January 1, 2019

Hanya Bisa Terlentang Dengan Posis Mila yang Mengangkang Menduduki Wajah ku Untuk Bisa Menjilat Semua Liang Kemaluanya - LapetBecek.

Hanya Bisa Terlentang Dengan Posis Mila yang Mengangkang Menduduki Wajah ku Untuk Bisa Menjilat Semua Liang Kemaluanya - LapetBecek.


Sangat mujur sekali Pria bernama Deni ini, di hari yang sama dan jarak waktunya hanya selisih beberapa jam saja, dia bisa memuaskan hasrat sexs-nya kepada dua wanita sekaligus. Yang paling menarik dari pengalaman Deni ini adalah, kedua wanita yang telah disetubuhi itu, kedua-nya telah bersuami. Ingin Tahu kelanjutanya para pembaca ??? langsung saja simak cerita dibawah ini !!!


Panggilan-ku Deni, aku adalah Pria berstatus bujang, umur-ku 21 tahun, tinggi badanku 173 cm dan berat badan 67 kg. Saat ini aku masih duduk dibangku perkuliahan, aku tercatat sebagai seorang mahasiswa di salah satu universitas negri di kota-ku. Disini saya akan menceritakan Cerita sexs saya yang bisa dibilang ini adalah pengalaman pertamaku tentang sex nyata.

Sebagai mahasiswa aku le bih nyaman tinggal disebuah rumah kost dari pada harus tinggal dirumah orang tuaku sendiri. Kost-kost-san yang aku tinggali saat itu terdiri dari 3 kamar. Kebetulan sekali kamarku terletak diantara kamar no 1 dan 3 dari pintu masuk kostan-ku. Jujur saja para pembaca, aku tergolong Pria yang mempunyai sifat pemalu dan cupu.
Hari-hariku sering kuhabiskan di kost-san bila selesai dari perkuliahanku.

Daripada harus berkumpul atau bergaul dengan teman-teman kuliahku yang memang berposisi kekinian, aku lebih suka untuk mengibur diri di kost-san. Untuk menghilangkan rasa bosan sekaligus untuk memuaskan hasrat sexs-ku yang terpendam, sering sekali menonton Film BF.

Seperti Pria normal pada umumnya, Onani-lah yang menjadi pilihan terakhirku setelah menonton Film BF. Kost-kost san yang aku tinggali ditempati itu dihuni oleh beberapa penghuni kost. Dikamar no 1 dihuni oleh seorang wanita muda bersuami berumur 26 tahun yang bernama Anis. Tinggi badan Mila kira-kira 163 cm, berat badan 54 kg, Irma telah bersuam dan suaminya adalah seorang Driver.

Anis dan suaminya sudah 6 tahun berumah tangga, mereka belum juga juga mempunyai seorang buah hati. Sedangkan di kamar no 3 dihuni oleh seorang wanita berusia 32 tahun, tinggi badan 164, berat badan 59 kg, dia bernama Mila.

Anis ini juga sudah bersuami, namun mereka berbeda, walaupun telah sama-sama bersuami, tapi Anis telah memiliki 1 orang anak yang kebetulan anaknya perempuan. Disitulah perbedaan mereka. Seperti biasa pada pagi hari semua penghuni kost sibuk dibelakang, mereka rata-rata mempunyai kegiatan mandi, dan mencuci pakaian.

Perlu diketahui bahwa kondisi di rumah ini memiliki 3 kamar kost, dari jumlah kamar yang ada kost-sanku ini hanya mempunyai 1 kamar mandi, dan letaknya terpisah dari kostan. Seperti biasa, aku yang akan mandi paling pertama dan paling pagi. Saat itu ketika aku sedang duduk santai sembari menonton TV, terdengarlah suara gemercik air seperti ada orang mandi.

Pada awalnya sih aku tidak memperdulikanya, namun lama-lama aku-pun menjadi penasaran juga dengan suara air gemercik tadi. Karena aku penasaran ketika itu aku-pun mencoba mengintip dari lubang kamar mandi yang letaknya dibelakang kamarku. Sungguh luar biasa para pembaca, setelah aku melihat ternyata yang mandi tadi adalah Mba Mila. Ketika aku mengintip saat itu aku benar-benar terpesona.

Tapi saat itu aku melihat Mba mila sudah mulai mengeringkan tubuhnya dengan handuknya. Aku tidak tahu mengapa dia begitu berani untuk memamerkan tubuhnya pada tempat terbuka seperti itu. Mba’ Mila yang tidak terlalu gemuk ternyata dia memiliki payudara berukuran sekitar 32 C. Dari situlah Mba’ Mila terlihat Sexy sekali para pembaca, top markotop deh pokoknya.

Dengan bentuknya yang mungil, dan sebagai seorang wanita yang telah bersuami, dia masih mempunyai bentuk payudara yang padat dan sangat kenyal sekali. Ditamabh lagi Mba’ Mila ini mempunyai puting yang berwarna agak kemerah-merahan. Saat itu aku terus mengamati dari balik celah kamar mandi, tanpa sadar ternyata batang Penisku sudah mulai tegak menantang para pembaca.hha.

Karena aku sudah tidak tahan dengan pemandangan tersebut aku langsung onani sembari membayangkan seolah-olah aku sedang bercinta dengan Mba’ Mila ditempat terbuka tersebut. Semenjak kejadian itu, aku-pun menjadi ketagihan untuk selalu mengintip jika ada kesempatan. Pada Keesokan harinya, aku masih difikaranku masih terniang-niang akan bentuk tubuh Mba’ Mila.

Singkat cerita, pada hari itu kebetulan adalah hari minggu. Pada hari libur itu tumben sekali aku bangun dan mandi sedikit kesiangan. Ketika itu setelah aku selesan dan keluar dari kamar mandi, mataku sudah dimanjakan dengan pemandangan indah. Pemandangan indah itu tidak lain adalah Mba’ Mila yang sedang mencuci baju dengan posisi berjongkok dan menghadapa kearahku.

ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

Karena posisinya seperti itu, maka saat itu belahan payudaranya yang terlihat sudah agak kendor, namun masih terlihat menarik sekali, karena ukuran payudara-nya kira-kira 34 C. Saa itu sesekali aku juga memperhatikan pantatnya, entah mengapa aku langsung bernafsu dibuatnya, mungkin saja karena aku sering menonton Film BF. Seperti biasanya batang Penisku-pun kembali tegak.

Dan seperti biasa, aku-pun mengakhiri pemandangan itu dengan cara onani di kamar mandi. Singkat cerita 2 hari kemudian terjadilah keributan yang terdengar olehku, ternyata setelah aku keluar, keributan itu berasal dari Mba’ Mila yang sedang bertengkar hebat dengan suaminya. Saat itu dia menangis dan kulihat suaminya langsung pergi entah kemana.

Aku yang kebetulan berada disitu tidak bisa berbuat apa-apa. Yang ada dipikiranku adalah apa sebenarnya yang sedang terjadi. Pada keesokan harinya Mba’ Mila pergi dengan anaknya yang ucapnya akan pergi kerumah Ibunya Mba’ Mila.pada sore hari Mba’ Mila-pun telah pulang, dan saat itu aku-pun baru akan pergi mandi. Kebetulan saat itu Mba’ Mila juga akan Mandi.

Setelah selesai manid aku-pun langsung buru-buru keluar dari kamar mandi karena kedinginan. Wah… sungguh rejeki untukku, dengan buru-burunya akau saat keluar dari kamar mandi, tanpa disengaja, aku menabrak Mba’ Mila. Oh iya, pada saat itu keadaan sangat gelap karena mati lampu, sehingga kami-pun bisa saling bertabrakan. Karena kejadian itu, Mba’ Mila-pun hampir jatuh.

Dengan reflek-ku yang sangat cepat aku-pun langsung menangkap tubuhnya. Tenyata aku tanpa sengaja telah menyentuh Payudaranya.

“ Aduh… maaf… maaf Mba’, aku tidak sengaja “, ucap-ku.
“ Nggak, nggak apa-apa kok Dek, wong akunya aja yang nggak lihat-lihat “, balas-nya.
Sejenak kami terdiam dikeheningan yang pada saat itu sama-sama merasakan dinginnya angin malam. Tanpa dikomando, tubuh kami kembali saling berdeucapn setelah tadi sempat malu karena keceDenohan kami berdua. Aku sangat degdegan dibuatnya dan tidak tahu harus berbuat apa pada posisi seperti ini. Sepertinya Mba’ Mila mengetahui bahwa aku belum pengalaman sama sekali.

Dia kemudian mengambil inisiatif dan langsung memegang kejantan aku yang berada dibalik handuk,
“ Uhhh…. Ssssss…. Ahhhh… “, rintih nikmat nikmatku.

Belum selesai aku merasakan beladian tangannya, tiba-tiba ujung Penisku terasa disentuh oleh benda lembut dan hangat. Mba’ Mila sudah berada dibawahku dengan posisi jongkok sembari mengulum Penisku.
“ Ouhhh…. terus …. Ssssss…. . Ahhhh…. Enak … Ouhhhh… “, rintih nikmatku.

Sekarang aku sudah telanjang bulat dibuatnya. 10 menit sudah Penisku dikulum oleh Mila. Aku yang tadi pemalu sekarang mulai mengambil tindakan. Mila aku perintahkan untuk berdiri dihadapanku dan langsung kulumat bibinya dengan lembut.

“ Ssssss…. Ahhhhh…. . Ouhhh…. ”, rintih nikmat-nya ketika bibir kami saling berpagutan satu sama lain.
Ciumanku sekarang telah berada pada lehernya, aroma sabun mandi yang masih melekat pada tubuhnya menambah gairahku,
“ Ssss…. Ahhhh…. terusssDen…. Uhhhh… “, rintih nikmat nikmat Mila.

Saat itu kepalanya menghadap keatas karena menahan nikmat. Kini tiba saat yang kutunggu. Handuk yang masih menutupi tubuhnya langsung kubuka tanpa hambatan. Secara samar-samar dapat kulihat bentuk Payudaranya. Kuremas dan kukecup dengan lembut dan,

“ Aowww…. . Ssss…. Uhhh… terusss Den…. . Ssss… ahhhh…. “, rintih nikmat Mila menahan nikmat.Cerita Panas
Sembari terus mencicipi bagian tubuhnya akhirnya aku sampai juga didaerah Vagina-nya. Saat itu aku sedikit ragu untuk memcicipi Kewanitaa-nya yang sudah sedikit basah itu. Seperti di Film BF aku mencoba mempraktekkan posisi melumat Vagina wanita. Kucoba sedikit dengan ujung lidahku, rasanya ternyata sedikit asin dan berbau amis.

Tetapi itu tidak menghentikanku untuk terus menjilatinya. Semakin lama rasa jijik yang ada berubah menjadi rasa nikmat yang luas biasa,

“ Ssssss…. . Ouhhh…. teruss Den…. auwwww…. Enak sekali Den… Ahhh… “, Rintih nikmat The Mila semakin menjadi saja.
Saat itu Mila tak mampu menahan nikmat dari jilatan maut aku yang sesekali kuiringi dengan memasukkan jariku ke Vagina-nya.

“ Ouhhh… Te… Te mau keluar Den… ahhhhh… “, ucap nikmat-nya,
Tanpa kusadari tiba-tiba keluar cairan kental dari vagina nya yang belakangan kutau bahwa itu adalah cairan wanita. Aku belum berhenti dan terus menjilati Vaginaya sampai bersih. Puas aku menjilati Vaginanya kemudian langsung aku angkat dia kedalam rumahnya menuju kamar tidurnya. Aduh…. benar-benar tak habis pikir olehku, wanita segede ini bisa kuangkat dengan mudah.

Setelah sampai dikamarnya aku langsung terbaring dengan posisi terlentang. Mila tanpa diperintah sudah tahu apa yang kumau dan langsung mengambil posisi berada di atas aku. Aku yang berada dibawah saat itu sengaja tidak berbuat apa-apa dan membdiarkan Mila mengambil inisiatif untuk memuaskanku. Mila langsung memegang Penisku dan mencoba memasukkannya kedalam Vagina-nya.

ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

“ Blessssssssss…”, tanpa hambatan saat itu batang Penisku-pun tenggelam seluruhnya didalam liang kenikmatan Mila.
“ Ssssss…. Ouhhh…. Ahhhhh…. ”, rintih nikmatku.
Aku hanya terpejam merasakan Penisku seperti diperas-peras dan hangat sekali rasanya. Aku tak menyangka bahwa kenikmatan bersetubuh dengan wanita lebih nikmat dibanding dengan aku beronani. Mila mulai menggenjot pantatnya secara perlahan tapi pasti.

“ Eughhh…. Ssssss…. ahhhh…. Ouhhhh…. ”, rintih nikmatku.
Saat itu Mila terus melakukan gerakan yang sangat erotis. Rintih nikmatan Mila membuatku semakin bernafsu ditambah dengan Payudaranya bergoyang kesana-kemari. Rupanya aku tak bisa lagi tinggal ddiam. Aku berusaha mengimbangi genjotan Mila sehingga irama genjotan itu sangat merdu dan konstan.

Tangankupun tidak mau kalah dengan pantatku,
Aku berusaha mencapai kedua Payudara yang ada didepan mataku itu.Wow, indahnya pemandangan ini , ucap-ku dalam hati. Tidak puas dengan hanya menyentuh Payudara Mila, aku langsung mengambil posisi duduk sehingga Payudara Mila tepat berada didepan wajahku. Kembali aku melumat putingnya dengan lembut kiri dan kanan bergantian.

“ Ahhhh…. ahhhh…. . ahhhh…. Ouhhh…. Ssss… Ahhhh… ”, rintih nikmat Mila kelihatannya tak tahan menahan nikmat dengan permainanku ini.

Lama-kelamaan genjotan Mila semakin cepat dan aku
“ Uhhh…. Ssss… Ahhhh… aku kelur…. ahhhh…. Ouhhh…. ”, deah Mila.

Mila akhirnya mencapai klimaks untuk kedua kalinya. Sedangkan aku saat itu belum apa-apa, dan saat itu aku sempat merasa kesal karena tidak bisa klimaks secara bersamaan. Seketika itu aku langsung meminta Mila untuk kembali mengulum Penisku. Mila yang sudah mendapat kepuasan dengan semangat mengulum dan menjilati Penisku,

“ Ssssss…. Ssssss…. ahhhhh…. Ouhhh ”, ucap-ku ketika Mila semakin mempercepat kuluman dan kocokannya pada Penisku.
Sepertinya dia ingin segera memuaskanku dan menikmati air maniku. Kira-kira sekitar 8 menit Mila mengkulum,
“ Ahhhh…. Ouhhh…. Crotttt…. Crotttt…. Crotttt…. Crotttt…. ”

Akhirnya semua air maniku tersembur dimuka dan diseluruh tubuh Mila. Saat itu Mila tidak berhenti dengan kulumannya. Dia menjilati seluruh air maniku hampir tak tersisa. Saat itu sebenarnya aku sangat ngilu dibuatnya tapi sungguh masih sangat nikmat sekali. Setelah merasakan kepuasan yag tiada tara kami langsung jatuh terkulai ddiatas kasur.

Mba’ Mila tampaknya sangat kelelahan dan langsung tertidur pulas dengan keadaan telanjang bulat. Aku yang takut jika ketahuan orang, saat itu juga aku langsung keluar dari kamar tersebut lalu mengambil handuk dan kembali ke rumah. Ketika aku baru akan keluar dari rumah Mila, alangkah terkejutnya aku ketika dihadapanku ada seorang wanita yang kuduga sudah berdiri disitu dari tadi dan menyaksikan semua permainan Sex kami.

“ Ehemmm – Ehemmm…”, suara Anis.
Setelah aku melihatnya ternyata dia tidak lain adalah Anis,
“ Permisi Mba’, aku mau masuk dulu ”, ucap-ku pura-pura tidak ada apa-apa.

Saat itu dengan berjalan secara teburu-buru aku langsung menuju rumahku untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan dari Anis. Ketika aku akan masuk dengan tiba-tiba Anis,
“ Den… Deni… !!! Berhenti… !!! “, ucap Anis.

Mendengar perucapan Mila, saat itu aku langsung panas dingin dibuatnya. Dalam hatiku berucap jangan-jangan dia akan melaporkanku pada Kepala Desa, aku harus bagaimana nih, bisa-bisa aku diarak orang satu kampung. Lalu akupun memberanikan menjawab Mila,

“ I… ii… Iya …. a…. aa… ada apa ya “, ucapku dengan terbata-bata.
Mila langsung mendekat kepadaku dan berucap,

“ Eh kamu Den, tadi kamu ngapain aja sama Mila, Mba’ bakal laporkan kejadian tadi pada suami Mila dan kepala desa ya !!! “, ancam Anis kepadaku.

“ Ja… Jangan , tolong jangan lakukan itu. Kami melakukan hubungan tadi atas dasar suka sama suka … Tolong jangan laporkan kami , kumohon …”, ucapku memelas kepada Anis.

Ketika suasana saat itu terasa menegangkan untuk aku, tiba-tiba Anis,
“ Hahahahahhaha…”, Tawa Anis.

Seketia itu aku semakin bingung dibuatnya karena mungkin Mila punya dendam dan sekarang berhasil memjawabkannya. Lalu dia berucap padaku,
“ Udah kamu nggak usah takut Den, pokoknya sekarang kamu tetap berdiri disitu dan jangan sekali-kali bergerak kemanapun, Okey !!!”, ucapnya kepadaku.

“ Sebenarnya mau te apa ??? Te mau melaporkan aku atau takut kalau aku lari “, ucap-ku dengan perasaan bingung dan takut.

Tanpa menjawabku, Anis saat itu semakin mendeka padaku. Setelah tidak ada lagi jarak diantara kami, tiba-tiba tangan Mila langsung melepas handuk yang aku kenakan tadi, sehingga sat itu aku kembali telanjang bulat lagi, lalu,
“ Mba’ jangan apa-apakan Penisku ya…” , ucap-ku.

ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

“ Nggak Den, kamu tenang aja ”, balas-nya
Tidak kusangka saat itu Mila langsung berjongkok dan mulai mengocok Penisku begitu saja,
“ Ahhhhh…. oghhhh…. Ssssss…. Ahhhh… ”, rintih nikmatku.

Aku yang tadi-nya lemas, sekarang aku bergairah lagi karena kocokan Anis. Belum lagi aku selesai merasakan nikmatnya kocokan lembut dari tangan Anis, aku kembali merasakan ada benda lembut, hangat dan basah menyentuh kepala Penis aku. Aku langsung tahu bahwa itu adalah kuluman dan jilatan dari mulut Anis setelah tadi aku merasakannya dengan Anis.

Kuluman dan jilatan Anis ternyata lebih nikmat dari Anis. Aku bertaruh bahwa Anis telah melakukan berbagai macam posisi dan variasi dengan suaminya untuk memperoleh keturunan.

“ Ssssss…. ahhhhh…. Ouhhhh…. Aowww… aduhh…. Ssssss… Ahhhhh…. ”, rintih nikmatku menahan hebatnya kuluman Anis.
Kira-kira sekitar10 menit aku dikulum olehnya, sekarang giliran Mila telah berganti posisi dengan menungging. Pantatp-nya yang kecil namun berisi itu sekarang menantangku untuk ditusuk segera dengan torpedoku…

“ Den… Ayo cepetan…. !!! kamu sudah lama kan menginginkan hal ini. Mba’ tahu kamu sering ngintip Mba’ dari celah kamar itu Mba’, ayo buruan masukin Penis kamu dong !!!”, ucapnya dengan mesra sembari menungging.

Jujur saja, saat itu aku jadi malu dibuatnya bahwa selama ini dia tahu akan perbuatanku. Tanpa pikir panjang aku langsung mencoba memasukkan batang Penisku ke liang kenikmatan Anis itu. Upzzz…. meleset deh pada tusukanku pada Vagina Anis yang pertama. Lalu aku kembali mecoba dan blessssssss…. pada akhirnya aku berhasil juga.

Setelah Penis aku tertanamam dalam Vagina Anis, Gila nih perempuan, pikirku dalam hati. Ternyata lubang senggama-nya masih sempit sekali, ucap-ku dalam hati. Lalu deengan perlahan aku mencoba menggoyangkan pantatku maju-mundur.
“ Ahhhh… ahhhh…. Ssss… Ouhhh…. ahhhh…. ”, rintih nikmat Anis menahan nikmat.

Ketika itu aku semakin mempercepat goyanganku karena memang ini adalah posisi favoritku,
“ Ahhhhh…. ahhhhh…. ahhhhh…. ooghhhh…. ”, rintih nikmat Anis semakin terdengar kencang.
Melihat Payudaranya yang bergelantung dan bergoyang-goyang membuatku ingin mewujudkan impdianku selama ini. Sembari terus menggenjot Mila aku berusaha mencapai Payudaranya. Kuremas-remas dengan garangnya seolah meremas santan kelapa,
“ Aowwwwww…. sakitt Den…. aduhhh…. Ssssss…. ahhhh…. ”, rintih Anis tak tahan akan permainanku.

Ketiak itu aku tidak memperdulikannya dan tetap saja menggenjot Vaginaya dengan cepat dan kuat. Kemudian aku mengganti posisi dengan menggendong Anis didepanku. Blessssssss…. masuklah kembali batang Penisku kedalam Vagina-nya., lalu,

“ Ssssss… Ahhhhhhhhhhh…. ”, rintih nikmat Anis menahan nikmat lagi.
Saat itu aku mulai melumat bibir, menciumi seluruh leher dan kukecup kedua puting susunya yang merah itu,
“ Ahhhhh… nikmat sekaali Den… Ouhhh…. ahhhhh…. ”, ucap Anis.

Karena mendapat perlakuan yang demikian bertubi-tubi dari aku, pada akhirnya Mila tak sanggup lagi menahan klimaksnya, lalu,

“ Aku keluarrrr Den…. Ssssss… Ahhhhh… ”, rintih nikmat Mba’ Anis ketika mendapatkan klimaksnya.
Aku yang sedikit lagi juga hampir mendapatkan puncak aku, saat itu aku semakin menggenjot dengan cepat,
“ Ceplak… Ceplak… Ceplak… Ceplak… Ceplak…” bunyi hentakan sodokan antara Penisku dan Vagina Anis yang sudah sangat basah tersebut.

Tidak lama kemudian aku merasakan ada denyutan-denyutan di ujung batang Penisku dan akhirnya,
“ Cruottt… Cruottt… Cruottt…”, akhirnya tersembur-lah air mani aku kedalam Vagina Anis.

Setelah kami sama-sama mendapatkan klimaks kami, saat itu kami berciuman sembari merasakan sisa-sisa kenikmatan. Sejenak saat itu kami-pun duduk lemas dan bersandar pada tembok.

Setelah itu kamipun bergegas kembali kerumah masing-masing. Singkat cerita esok harinya ketika bertemu, kami seolah-olah tidak pernah melakukan apapun.

Perlu diketahui para pembaca sekalian, Sejak kejadian itu Anis tidak pernah lagi mau lagi berbicara dengan aku lagi. Sedangkan dengan Anis, terkadang masih melakukan hubungan sex dengan aku ketika dia sedang ingin ataupun sebaliknya ketika aku sedang sangat ingin melakukan hubungan Sex.

Singkat cerita karena sekarang aku telah skripsi dan wisuda, aku-pun kini tidak lagi tinggal dikost itu. Walaupun aku tidak tinggal kost itu lagi, jujur dalam hati yang paling dalam, aku masih sangat merindukan untuk kembali kesana agar aku bisa melakukan hubungan sex dengan Anis ataupun dengan Mila.




ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia

ITUCAPSA Bandar Judi Kartu Poker Domino QQ / Kiu Kiu Capsa Susun Ceme Terbaik Indonesia